Header Ads

2 Tahun Mengidap Diabetes, Bobi Kini Tak Berdaya

* Nyaris Lumpuh dan Buta

LAHAT, SS - Kondisi Bobi Handika, warga Desa Kuba Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat, sangatlah memperhatinkan. Pasalnya berat badannya remaja 21 tahun ini hanya tinggal 11 Kg.

Putra kedua pasangan dari Nawan (56), yusmina (50) ini di vonis mengidap penyakit Diabete Malitus (DM) sejak dua tahun terakhir, sehingga mengakibatkan dirinya nyaris lumpuh dan pengelihatan mata kirinya menjadi buta.

Amrulah (52) tetangganya menceritakan jika kedua orang tua Bobi bekerja sebagai buruh tani dan kakaknya sebagai kuli panggul di pasar.

Dengan kondisi yang serba kekurangan inilah yang mengakibatkan Bobi di tinggal sendiri di rumah pada pagi hari hingga sore.

“Bobi ini tinggal sendiri dirumahnya, dengan kondisi lumpuh. Sedangkan kedua orang tuanya bekerja di sawah dan kebun milik orang lain,” jelas Amrulah.

Setiap pagi sebelum pergi ke ladang orang tuanya menggendong Bobi untuk ditempatkan di beranda belakang rumah agar Bobi dapat kena sinar matahari pagi.

"Setiap pagi Bobi ditempatkan oleh orang tuanya disana dan disediakan makanan alakadarnya,” ujarnya.

Sementara Luksiana Kepala Puskesmas Pulau Pinang mengatakan, bahwa pihaknya telah beberapa kali menangani pasien tersebut. Namun karena penyakit Diabetes Malitus yang dideritanya tidak ada perubahan, akhirnya pihaknya merujuk ke Rumah Sakit Umum dan Rumah Sakit DKT Lahat beberapa tahun yang lalu.

“Pasien ini sudah sering kita tangani, dan kami bawa ke RSUD dan DKT untuk tindakan lebih lanjut. Pada waktu itu masih program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah bila ada orang yang mengatakan beliau tidak ada kartu jaminan kesehatan,” ujar Luksiana.

Lanjutnya, bahwa pihaknya menganjurkan kepada pihak keluarga agar Bobi dirujuk ke RS yang ada di palembang agar mendapatkan perawatan yang lebih.

Akan tetapi pihak keluarga menolak dengan alasan tidak punya biaya untuk merawat jika harus ke Palembang

 “Pihak keluarga menolak dirujuk karena alasan tidak punya biaya,” kata Luksiana.

Sedangkan saat Awak Media mendatangi kediaman Sepran, Kepala Desa Kuba untuk mengkomfirmasi terkait hal ini, yang bersangkutan sedang tidak ada di tempat.

“Bapak lagi keluar, pergi dari pagi mungkin ada urusan lain karena besok bapak mau ke Bandung ada kerjaan disana,” terang Istri Kades.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.