Header Ads

Warga Prabumulih Pesimis, Aswari Bisa Raih Simpati Warga

Aswari Mulai Tebar Pesona di PrabumulihPRABUMULIH - Meski pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel masih cukup lama digelar yakni pada 2018 mendatang, namun Bupati Kabupaten Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE yang digadang-gadang akan ikut maju merebut jabatan Gubernur sudah mulai tebar pesona di Prabumulih.

Pantauan SINAR SUMATERA, pria kelahiran Lahat, 20 Oktober 1963 silam itu mulai tebar pesona dengan memasang baleho-baleho serta spanduk untuk mengenalkan wajah maupun namanya ke masyarakat Prabumulih.

Di dalam baleho maupun spanduk yang terpasang memang belum ada tulisan terkait bakal calon atau kata-kata siap merebut Sumsel 1, tetapi masih berupa foto, nama serta dukungan mensukseskan Asian Games 2018. Namun warga memastikan pemasangan baleho maupun spanduk erat kaitannya dengan keinginan bupati lahat itu mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumsel.

Terlebih, dalam kurun tiga tahun terakhir tidak ada kepala daerah di sumsel yang menebar baleho maupun spanduk memperlihatkan foto ukuran besar, begitupun untuk ketua partai di Sumsel lengkap dengan embel-embel pendiri partai seperti spanduk Aswari dan Prabowo Subianto.

Beberapa baleho terpasang seperti di Jalan Sudirman di depan SPBU Simpang Relai Prabumulih, spanduk di seberang gedung pemkot Prabumulih dan beberapa tempat lainnya.
Mulai dpasangnya Baleho berukuran besar dan spanduk ini mengundang komentar masyarakat melintas baik pro dan kontra.

"Jujur saja kalau mau menggantikan Gubernur sekarang ini mungkin sangat jauh, karena kita bisa lihat Lahat sekarang dan bandingkan tempat Alex Noerdin ketika beliau jadi Bupati dan hendak mencalon Gubernur, jauh sekali perbedaan pembagunannya," ungkap Mulyono (43), satu diantara warga ketika di wawancarai wartawan, Jumat (6/5).

Menurut Mulyono, saat mencalonkn diri menjadi Gubernur Alex Noerdin sudah maju membangun daerahnya dan memilik program pro rakyat yang bagus contoh sekolah dan berobat gratis, sementara Aswari belum banyak yang tahu apa yang dilakukannya di lahat.

 "Justru di kepala masyarakat Sumsel, Lahat itu kota Batubara dan katanya rusak oleh tambang. Namun kita tetap berharap siapapun nanti maju dan mencalonkan diri agar memajukan Sumsel dari berbagai aspek," harapnya.

Berbeda dengan Mulyono, Sastra (38) warga Jalan Jend Sudirman Kecamatan Cambai menuturkan, Aswari layak maju di Pilgub Sumsel 2018 dengan pengalaman memimpin Lahat dua priode.
"Dari segi penampilan dia (Aswari-res) memang layak gantikan Alex Noerdin, apalagi sudah dua priode memimpin Lahat. Kita juga harap pendampingnya nanti mempuyai visi dan misi membangun Sumsel," ujarnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.