Header Ads

Irawan Supmidi : Kami Akan Cari Solusi Tebaik Untuk Perpisahan Sekolah

PRABUMULIH, SS-Adanya keluhan dari beberapa wali murid kelas VIII dan VII SMP Negeri 9 Kota Prabumulih terkait sumbangan dana untuk menggelar perpisahan kelas IX tahun ajaran 2015-2016, Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kota Prabumulih Irawan Supmidi SPd SE MM menyatakan, bahwa pihaknya akan mencari solusi yang terbaik dan pola yang tepat dalam menggelar acara perpisahan di sekolah.

“Kami tidak mewajibkan dan sebenarnya dari awal telah menghimbau kepada pihak sekolah agar mengadakan acara perpisahaan secara sederhana saja dan kalau perlu tidak usah digelar acara perpisahaan bagi semua sekolah. Namun biasanya hal itu berdasarkan kesepakatan dari pihak sekolah, komite dan wali murid. Mungkin masalah ini bisa menjadi catatan penting bagi kami untuk mencari solusi tepat dan pola yang terbaik dalam menggelar acara perpisahan sekolah yang akan datang,” ujar Irawan saat ditemui diruang kerjanya, Senin (6/6/2016). 

Dibeberkannya, pihaknya memaklumi jika kondisi ekonomi masyarakat saat ini lagi anjlok, jadi untuk wali murid yang kondisi ekonominya memang tidak mendukung untuk membayar sumbangan tersebut, mereka bisa menghadap kepala sekolah untuk diberikan keringanan.

“Kalau kondisi ekonomi mereka tidak mendukung, ya mereka kan bisa menghadap kepala sekolahnya minta untuk diberi keringanan. Saya rasa pihak sekolah akan memberikan keringanan agar kegiatan perpisahaan tetap berjalan dan wali murid tersebut tidak terbebani,” jelasnya. 

Irawan mengakui dirinya juga menghadiri acara perpisahaan di SMPN 9 Prabumulih. Menurutnya, acara perpisahaan tersebut jelas memerlukan biaya yang tidak sedikit. “Saya sempat menghadiri acara perpisahan tersebut. Terlihat jelas acara tersebut memang mewah dan seluruh peserta baik siswa, wali murid serta undangan makan diacara tersebut,” tuturnya. 

Lanjutnya lagi, biasanya acara perpisahaan tersebut merupakan tradisi tiap tahunnya disekolah dan memang memerlukan biaya yang besar. “Jadi jika dibebankan kepada kelas IX saja, jelas sangat besar oleh sebab itu biasanya pihak sekolah juga membebankan biaya kepada wali murid kelas VIII dan VII, nanti jika mereka kelas IX juga akan disuport oleh adik-adik kelas mereka. Jadi hal ini merupakan tradisi di sekolah tersebut,” ungkapnya. 

Namun irawan juga mengakui, jika SMPN 9 saat ini termasuk berhasil semenjak kepemimpinan Mardiana. “Memang harus kami akui sejak kepemimpinan Mardiana, SMPN 9 Prabumulih mengalami kemajuan pesat dan berhasil di beberapa bidang dibandingkan kepemimpinan sebelumnya. Salah satunya kondisi halaman sekolah yang dulu becek kini tertata rapi,” tandasnya.(RN)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.