Header Ads

Dugaan Praktik Pungli Oknum Pegawai Petro Prabu

PRABUMULIH, SS-Praktik pungutan liar masih terjadi di Kota Prabumulih, kali ini diduga dilakukan oleh oknum karyawan PD. Petro Prabu yang merupakan pengelola gas perkotaan di Kota Prabumulih.

Praktik pungutan liar terjadi saat warga ingin memindahkan ampere gas dengan sambungan baru. Uc, salah satu warga di Kelurahan Wonosari Kota Prabumulih menceritakan pengalamannya menjadi korban praktik pungutan liar tersebut.

Uc mengaku pernah mendatangi kantor PD. Petro Prabu untuk memindahkan ampere gas dari rumahnya yang lama ke rumah baru yang jaraknya hanya sekitar 15 m. Ia kemudian bertemu salah satu oknum AD karyawan PD. Petro Prabu.

Oknum itu, lanjut Uc, langsung memberitahu biaya untuk pemindahan ampere adalah sebesar Rp 2 juta. Namun saya menawar biaya tersebut sebesar Rp 1 juta, setelah nego dengan oknum itu akhirnya disepakati sebesar Rp 1,5 juta.

"AD bilang kalau tidak ada uang Rp 2 juta, ya sudah 1,5 juta saja,” terang Uc.

Uc lalu menunggu hingga satu bulan. Setelah itu saat dirinya bekerja, AD datang bersama beberapa orang tukang untuk mengerjakan pemindahan ampere.

“Saat itu saya lagi bekerja, istri saya yang menyerahkan uang sebesar Rp 1,5 juta kepada AD. Namun saat diminta bukti pembayarannya, oknum AD mengatakan tidak ada,” ujarnya.

Kepala PD. Petro Prabu Azhari saat dikonfirmasi diruang kerjanya menyesalkan adanya praktik pungli dan berjanji akan menindak tegas oknum yang terlibat.

"Kalau memang ada indikasi itu, kami akan panggil dan akan kenakan sanksi untuk itu," ujar Azhari kepada portal ini, Selasa (15/11/2016).

Menurutnya, pemindahan ampere gas hanya dikenakan biaya untuk pembelian pipa. “Lebih dari itu tidak ada biayanya, hanya biaya pipa yang dibebankan kepada pelanggan,” terangnya.
 
Dikatakan Azhari, pihaknya akan menelusuri dulu permasalahan ini. “Jika nanti benar anak buah saya melakukan pungli, akan saya berikan sanksi pemecatan,” tandasnya.(NR-01)

1 komentar:

  1. kami Sebagai Wong Kecik nih sebenarnyo bingung Nian Tentang Proyek JarGas ini..

    pasalnyo Kalu Nak Melakukan Pemindahan Meteran ini Cak mano Konsekuensinyo..?
    kalu nak bayar sampe berjuta itu, terus terang berat nian dan sangat menjadi beban dan pikiran kami..
    kami nih wong kecik.
    nyari duet semak itu bukan hal yg gampang.

    inilah terkadang yang selalu jadi pikiran kami.
    soalnyo Pemasangan Meteran Gas ini kami menganggap kurang Profesional..
    cak idak lagi dipikirke untuk langkah selanjutnyo yg akan di hadapi masyarakat..
    Pipa2 Meteran gas Tecogok pas di samping rumah..

    nah yang Jadi Masalahnyo ado beberapo hal:

    1. Hal yang paling kami kwatirkan adalah KALAU TERJADI KEBAKARAN.
    Cakmanolah kami nak matike kerangan Pipa Gas ini??
    Sementaro kerangannyo tetempel disamping rumah tulah..
    Otomatis walau lah dimatike Diraso percuma bae..
    dan Meteran akan ikut Terbakar.
    api pasti akan bertambah besar kareno ado gas yang keluar dari pipa meteran yg terbakar..

    2. Seumpamo kami ado Rezeki dikit, nak pengen ngerombak rumah dikit2.
    nah meteran Pipa gas ini otomatis dak pacak melok di geser...
    ayyy dak kenado nian kalu meteran gas tepampang du tengah2 rumah kami...


    trims SS

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.