Header Ads

Dishub dan PolPP PALI Sisir Pusat Kota Pendopo

PALI, SS-Sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang baru menginjak usia tiga tahun, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus berbenah menata wajah kota ikon Kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan. Mulai penataan taman kota dengan membangun drainase serta trotoar jalan, kini Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa mangkal di pinggir jalan mulai ditertibkan.

Seperti pagi tadi, Senin (30/1), Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), pihak Kecamatan Talang Ubi dan kelurahan sekitar serta dari Polsek Talang Ubi bergabung menyisir pusat kota dan menertibkan seluruh PKL yang dianggap mengganggu pemandangan serta kenyamanan masyarakat.

Namun kali ini, tim gabungan tersebut hanya melakukan sosialisasi agar pedagang yang biasa mangkal, mulai minggu depan tidak boleh lagi berjualan di tempat yang menjadi cermin Kabupaten PALI dan nantinya pemerintah bakal menyiapkan tempat khusus untuk mereka berjualan.

"Sekarang ini kita sudah jadi kabupaten dan Talang Ubi Pendopo ini adalah cerminan daerah kita. Jadi mulai sekarang kita tata agar kota ini meski kecil tetapi harus punya kesan bersih, tertib dan indah," ungkap Sunardin, Kepala Dishub PALI pada saat penertiban PKL, Senin (30/1).

Untuk para PKL sambung Sunardin, apabila minggu depan masih membandel, maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

"Kita sudah beri tahu dan kita berulang kali mensosialisasikan bahwa daerah Simpang Lima dan terminal harus steril dari PKL, serta di Pasar Pendopo jangan ada pedagang yang berjualan di bahu jalan. Maka apabila minggu depan masih membandel, kami akan tindak tegas," tandasnya.

Sunardin menjelaskan, nantinya para PKL akan disediakan tempat salah satunya di terminal Pendopo.

"Salah satunya di terminal, kita sudah mulai membuat tempat, serta lapak-lapak yang ada di terminal banyak yang kosong, nantinya bisa dipergunakan untuk para pedagang untuk berjualan. Bagi PKL yang berjualan di pasar yang menggunakan bahu jalan, diarahkan untuk masuk ke dalam pasar dan mencari los pasar yang kosong. Kami harapkan juga, seluruh pedagang untuk mendukung,agar PALI bisa cepat maju," harapnya.(*Regen)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.