Header Ads

GP Ansor PALI Siap Perangi 'NGOMIX'

PALI, SS-Sebanyak 80 orang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) bagi Banser GP Ansor NU Kabupaten PALI selama tiga hari terhitung kemarin (27/1) sampai Minggu (29/1) di dua tempat yakni di Pondok Pesantren (Ponpes) Mamba'ul Hikam yang ada diwilayah Desa Prambatan Kecamatan Abab dan di halaman masjid Al-Hidayah Kelurahan Handayani Mulya Talang Ubi.

Pembukaan sendiri serta pemberian materi pendidikan telah dilakukan kemarin di Ponpes Mamba'ul Hikam pimpinan Ustad Merlin Susri dan di hari kedua ini, seluruh anggota Banser digembleng dan dilatih fisik cara mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari gangguan musuh dihalaman Masjid Al-Hidayah depan lapangan Golf Kelurahan Handayani Mulya.

"Kita ketahui melalui media massa, hampir setiap hari pemberitaan mengenai penyalahgunaan sirup obat batuk komix, iras dan arkoba marak di PALI. Dengan kita bentuk Banser GP Ansor yang merupakan sayap NU, kita akan siap memerangi virus yang merusak moral generasi muda PALI," tandas M. Erlin Susri dihadapan pasukan Banser GP Ansor PALI.

Pimpinan Ponpes Mamba'ul Hikam sekaligus Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten PALI ini berharap dengan dibentuknya Banser GP Ansor, mewujudkan generasi yang lebih religius bisa tercapai.

"Semua kalangan generasi muda kita rangkul dan siapapun yang ingin bergabung kami siap tampung. Ini kita lakukan untuk mendidik generasi muda PALI Ahlul Sunah Wal Jamaah, terhindar dari penyalahgunaan Narkoba serta obat-obatan yang merusak akal, agar keutuhan PALI serta NKRI bisa kita jaga," ungkapnya.

Latihan fisik serta pertunjukan bela NKRI oleh pasukan Banser ini disaksikan langsung Bupati PALI Heri Amalindo, Anggota DPRD PALI Soemarjono dan Erwinsyah, Ketua Pengurus GP Ansor Provinsi Sumsel Nurul Mubarak serta beberapa kepala SKPD dilingkungan Pemkab PALI.

Setelah menyaksikan pertunjukan bela NKRI dari pasukan Banser, Bupati berpesan agar kegiatan itu jangan hanya slogan.

"Kita ketahui, sejarah mencatat bahwa ulama yang mengobarkan perjuangan merebut kemerdekaan. Dan tugas kita saat ini mempertahankan dan membela NKRI dari gangguan musuh. Kita harus pegang komitmen bahwa bela negara adalah harga mati," pesan Heri Amalindo.(*Regen)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.