Header Ads

Istri Bupati PALI Prihatin Kasus Balita Tewas di Panti Asuhan

PALI, SS - Ketua TP PKK Kabupaten PALI Hj Sri Kustina merasa prihatin atas kasus kematian Balita di Panti Asuhan Tunas Bangsa Tenayan Raya, Pekanbaru beberapa hari lalu.

Ungkapan itu dikatakannya usai melantik pengurus TP PKK Kecamatan Talang Ubi, Rabu (1/2) di Gedung Serbaguna Simpang Lima Pendopo. Menurut istri Bupati PALI Heri Amalindo ini bahwa kejadian tersebut harus menjadi perhatian semua pihak agar jangan ada lagi kejadian serupa.

"Tentu kami sangat prihatin atas kejadian itu dan kasus itu jangan sampai terulang kembali," ungkapnya.

Ditambahkanya, untuk hindari kekerasan terhadap balita di panti asuhan, TP PKK Kabupaten PALI bakal membuat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sekaligus penitipan Balita disatu tempat.

"Kita siapkan Rumah Cinta, di tempat itu nantinya akan ada PAUD, TK, taman bermain, taman baca, pelayanan KB dan penitipan anak Balita. Ini penuh resiko, namun nantinya kita akan tempatkan pegawai yang benar-benar memahami keinginan anak-anak dan langkah ini juga menghindari kekerasan terhadap anak," jelasnya.

Sebagai Bunda PAUD, Hj Sri Kustina juga menginginkan dengan disediakannya Rumah Cint ,diharapkan masyarakat PALI bisa terbantu dan hasilnya selain anak-anaknya terjamin karena selain diawasi juga mendapat pendidikan dalam membangun karakter anak sejak dini.

"Mudah-mudahan di PALI tidak terjadi seperti di Pekanbaru. Dengan adanya Rumah Cinta nanti, diharapkan masyarakat PALI terbantu dan hasilnya baik dalam membantu membangun karakter bangsa dan jauh dari kekerasan terhadap anak," harapnya.(*Regen)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.