Header Ads

Walikota Targetkan Program Kemasyarakatan Tuntas 2018

Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM saat menyampaikan sambutan
PRABUMULIH, SS – Pemerintah Kota Prabumulih menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2018 di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota, Selasa (21/3/2017).

Hadir dalam acara itu, Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM, Kepala Bappeda Provinsi Sumsel, Dr Ekowati Retnaningsih SKM MKes yang diwakili oleh M Adhie Martadhiwira SSos MPol Admin, Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH, Ketua DPRD Prabumulih H Ahmad Palo SE, Sekda Drs H Djoharuddin Aini MM, para unsur FKPD, para pejabat di Pemkot Prabumulih termasuk Kabag Humas dan Protokol Sri Prameswari SH MH serta tamu undangan.

M Adhie Martadhiwira, SSos MPol Admin
Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM dalam sambutannya mengatakan, bahwa program-program kemasyarakatan yang telah dijalankan sebanyak 75 persen, sudah tepat sasaran. Untuk itu pihaknya akan menuntaskan seluruh program kemasyarakatan yang telah dilakukan dan diharapkan akan tuntas seluruhnya pada tahun 2018  mendatang.

“Pengentasan kemiskinan telah kita lakukan lewat program bangun rumah atas Rumah Tak Layak Huni (RTLH), bantuan sarana usaha, program diklat kerja, perbaikan tempat ibadah, program BTA pada anak sekolah dan yang lainnya telah kita lakukan dengan baik. Kita harapkan semuanya dapat tuntas pada tahun 2018,” ujarnya.

Diungkapkan Wako, bahwa pihaknya juga telah melakukan pelarangan terhadap tambang batubara. Hal ini dilakukan untuk menjaga lingkungan tetap asri dan bisa didayagunakan dengan baik oleh masyarakat.

Kepala Bappeda Prabumulih, Elman ST
“Pertambangan batubara dilakukan tetapi kemiskinan justru tetap banyak, bahkan justru merusak lingkungan. Hal itu sangat tidak kita inginkan,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Wako juga mengajak semua pihak untuk menyumbangkan ide-ide atau gagasan yang baik untuk kemajuan pembangunan di kota Prabumulih. “Kalau ada yang mau sumbang ide, kita tampung dengan baik, kalau masalah pembangunan infrastruktur jalan, air bersih, dan perbaikan drainase itu semua merupakan kewajiban. Kita butuh ide yang lebih dari itu,” tegasnya.

Sementara itu M Adhie Martadhiwira, SSos MPol Admin yang mewakili Kepala Bappeda Provinsi Sumsel menyampaikan bahwa pembangunan di Prabumulih semakin baik setiap tahunnya.


“Kota Prabumulih termasuk dua besar di tingkat Provinsi Sumsel dalam mengatasi penduduk miskin yang semakin berkurang. Hal ini dapat dilihat dari angka Indeks Prestasi Manusianya (IPM)," ucapnya.

Diungkapkannya, bahwa ke depan pihak Pemprov Sumsel akan terus mengejar pendanaan pembangunan yang bersifat non pemerintah. "Seperti dana CSR, swasta maupun masyarakat yang berguna bagi pembangunan di Provinsi Sumsel sehingga bisa dinikmati pembangunannya oleh masyarakat khususnya di Kota Prabumulih,” tandasnya.(Adv/NR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.