Header Ads

Desa Sukanegara Bangun Satu Titik Sumur Bor Rp. 50 Juta

*Melalui ADD 2017

Foto Int. 
LAHAT, SS – Guna memberikan kemudahan bagi masyarakat desa untuk memperoleh sumber air bersih, rencananya tahun 2017 ini pihak Pemerintah Desa Sukanegara akan melanjutkan pembangunan sumur bor sebanyak lima titik. Pembangunan sumur bor di lima titik rencananya akan dibiayai melalui ADD (Alokasi Dana Desa) dengan jumlah Rp. 50 juta pertitik.

Kades Sukanegara Apri mengatakan, pada tahun 2016 lalu telah dibangun Sumur Bor namun hanya diperuntukkan untuk kepentingan pemerintah desa. Akan tetapi jika masyarakat bersedia melakukan pemasangan pipa sendiri maka bisa mengaliri air bersih kerumah masing-masing. Untuk tahun 2017 ini rencananya akan dibangun lagi sebanyak Lima titik dengan dana sebesar Rp. 50 juta pertitik.

“Kita akui, sebelumnya masyarakat masih bingung mengenai pembangunan sumur Bor yang ada, namun jika mereka ingin menyambung maka tidak dihalangi dengan persyaratan wajib memasang Pipa sendiri,” ujarnya.

Dijelaskannya, pembangunan sumur bor untuk tahun 2017 telah disepakati bersama dengan seluruh perangkat desa sehingga tidak akan mengalami kendala. Untuk itu diharapkan adanya dukungan dari seluruh masyarakat agar target air bersih bisa dinikmati seluruh warga desa Sukanegara dapat terwujud.

“Sumur yang selama ini menjadi tumpuan sudah tidak bisa diandalkan, namun dengan sumur bor maka warga dapat menikmati air bersih,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua National Coruption Watch (NCW) Kabupaten Lahat Dodo Arman melalui Wakil Ketua Erlan menuturkan, bahwa ADD saat ini telah menjadi sorotan banyak pihak sehingga para Kades harus ekstra hati-hati dalam mengelola dana tersebut. Sedangkan, untuk pembangunan Sumur Bor didesa Sukanegara yang mencapai Rp. 50 juta pertitik di rasa sangat fantastis karena idealnya pembangunan Sumur Bor hanya menelan dana Rp. 5 juta sampai Rp.10 juta.

“Jika sampai Rp. 50 juta jelas sangat besar dan ditakutkan bisa berpeluang terjadi penyimpangan. Hal ini harus menjadi perhatian pihak penegak hukum di Kabupaten Lahat,” pungkasnya.(Mir)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.