Header Ads

Pasangan Aswari dan Irwansyah Daftar ke KPU Sumsel

PALEMBANG, SS - Hingga hari terakhir pendaftaran, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan menerima empat pasangan calon yang mendaftar sebagai peserta Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel. Pasangan terakhir yang mendaftar adalah H. Aswari Rivai - Irwansyah.

Dengan kompak mengenakan kemeja putih dan celana cream, H. Aswari - Irwansyah datang ke KPU Sumsel, Rabu (10/1).

Ratusan simpatisan dari parpol pengusung, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turut mengawal yang juga mengenakan seragam putih.

Rombongan masuk ke kantor KPU menuju ruang penyerahan berkas. Mereka diterima komisioner KPU Sumsel dan tim verifikasi berkas. Beberapa jam sebelumnya, Irwansyah telah resmi menjadi kader PKS setelah mundur dari kader PDIP yang mengantarkannya menjadi Wali Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

Aswari mengungkapkan, Irwansyah dinilai cocok mendampinginya untuk memimpin Sumsel karena berpengalaman memimpin Kota Pangkal Pinang dalam usia muda.

"Memang pilihan saja, masih muda, karirnya bagus, terbukti sukses memimpin Pangkal Pinang. Alhamdulilah kami sudah mendaptarkan diri ke KPU sumsel dan tidak ada halangan, kami optimistis bisa menang di Pilgub ini nanti," ungkap Aswari.

Dia juga memuji sikap pasangannya yang tegas mundur dari PDIP karena maju di Pilgub Sumsel dari PKS. Irwansyah juga menunaikan janjinya menjadi Wali Kota Pangkal Pinang hanya satu periode.

"Sudah kelihatan, orangnya komitmen. Figur seperti ini dibutuhkan Sumsel, tegas walaupun masih muda," ujar Aswari.

Sementara Irwansyah mengatakan, dirinya menerima pinangan Bapak Aswari setelah berangkat umrah bersama keluarga beberapa waktu lalu. Sepulang dari Tanah Suci, dia mendapat restu dari orang tua untuk maju di Pilgub Sumsel.

"Orang tua mendoakan saya yang terbaik, akhirnya mereka merestui. Alhamdulillah, mereka mendukung penuh," kata Irwansyah.

Terkait dengan pengunduran diri dari PDIP, Irwansyah mengatakan sudah keputusan final. Diakuinya, partai pimpinan Megawati Soekarno Putri itu bersumbangsih besar hingga terpilih menjadi Wali Kota Pangkal Pinang.

"Yang melahirkan ideologi saya adalah PDIP, tapi untuk pilihan politik saya tergantung ibu kandung saya. Saya menjunjung tinggi restu ibu dan mengambil berkah dari doa orangtua," pungkasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.