Header Ads

Perampok Gasak Rp 160 Juta Setelah Tembak Toke Karet

MUARA ENIM, SS - Perampok yang menggunakan senjata api dan memakai penutup muka menggasak uang sebesar Rp. 160 juta dari seorang toke karet, Selasa (16/1).

Korban perampokan tersebut yakni Mukhlis (43), warga Desa Gunung Raja Kecamatan Lubay Kabupaten Muara Enim. Dirinya ditembak para perampok dan harus merelakan uang yang akan digunakan untuk membeli getah karet tersebut dibawa kabur.

Diketahui, Mukhlis mengalami luka tembak di bagian perut. Saat ini dirinya  masih menjalani proses operasi di Rumah Sakit AR Bunda Kota Prabumulih untuk mengeluarkan sisa proyektil peluru yang masih bersarang ditubuhnya.

Menurut keterangan yang diketahui  dari Kepala Desa (Kades) Gunung Raja Muslimin, saat itu korban Mukhlis bersama anaknya Ferdi (18) pergi mengendarai sepeda motor untuk membeli karet. Di tengah jalan keduanya di tembak perampok yang bersembunyi di semak- semak.

"Pelaku dua orang pakai senpi dan menggunakan penutup muka langsung menembak Mukhlis dari semak-semak. Kemudian para pelaku langsung mengambil uang Rp. 160 juta dan kabur ke dalam hutan," terangnya saat mendampingi warga di RS Bunda Prabumulih.

Muslim menambahkan, bahwa Perampokan terhadap warganya ini terjadi, Selasa (15/1) pukul 06.30 WIB di Desa Jiwa Baru Trans Bali Kecamatan Lubay Kabupaten Muara Enim. Sementara untuk dua perampok yang membawa kabur uang Rp. 160 juta kabur ke dalam hutan dan masih dalam pengejaran Anggota Reskrim Polsek Lubay.

Sementara itu, Kapolsek Lubay AKP Indra Kesuma ketika di konfirmasi membenarkan ada warga yang dirampok.

"Benar ada toke karet yang di rampok di tengah jalan. Dua perampok berhasil membawa kabur uang Rp. 160 juta. Pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian Polsek Lubay " pungkasnya.(Nr/Ry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.