Header Ads

Perampok Toko Emas di Gelumbang Diamuk Massa

MUARA ENIM, SS - Aksi koboi kawanan perampok toko emas di Pasar Pagi, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim pada Kamis (11/1), membuat heboh para pedagang dan pengunjung pasar. Kawanan rampok yang berjumlah empat orang ini nekad melancarkan aksinya disaat kondisi pasar tengah ramai pembeli.

Dengan bermodalkan senjata api, para pelaku berhasil menggasak perhiasan emas seberat kurang lebih 9 kilogram serta uang tunai senilai Rp. 70 juta dari toko emas Gelumbang Jaya dan toko emas Permata. Akibat kejadian itu kerugian yang diderita kedua korban mencapai Rp. 5,4 Miliar.

Beruntung dalam kejadian itu dua pelaku berhasil ditangkap oleh warga. Tak pelak keduanya pun menjadi aksi bulan-bulanan warga yang emosi dengan ulah pelaku. Anggota Polsek Gelumbang yang mendapatkan laporan adanya aksi perampokan langsung meluncur ke tempat kejadian, dan mengamankan kedua pelaku.

Kedua pelaku yakni Sudikdo (40) Warga Purwokerto yang berdomisili di Belitang Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dan Refi (39) Warga Pendopo Kabupaten Empat Lawang.

Naas bagi pelaku Sudikdo, ia harus tewas meregang nyawa setelah sempat dirawat di Puskesmas Gelumbang. Sedangkan rekannya Refi masih dalam kondisi kritis.

Irwanto (44), pemilik toko emas Gelumbang Jaya mengaku, saat kejadian tokonya tengah ramai pembeli. Tiba-tiba dua pelaku mengenakan helm langsung masuk ke dalam toko. Satu pelaku bertugas untuk berjaga-jaga, sedangkan satu pelaku lainnya bertugas sebagai eksekutor.

Pelaku eksekutor sempat melepaskan tembakan hingga mengenai etalase perhiasan emas. Kemudian pelaku langsung melompati etalase dan menggasak seluruh perhiasan yang terpajang di dalamnya.

"Pelaku mengancam kami dengan senjata api. Karena panik kami tidak bisa berbuat apa-apa. Emas yang diambil sekitar 1 kilogram dan uang Rp 20 juta," ujarnya kepada publikzone.com.

Hal senada juga diungkapkan oleh Reni (40), pemilik toko emas Permata. Ia bersama dengan pengunjung yang berada di dalam toko diminta untuk tidak melawan. Todongan senjata api yang diarahkan oleh salah satu pelaku membuat ia jadi terpojok.

Usai menjarah perhiasan emas pelaku juga merampas uang tunai Rp30 juta milik korban. Bahkan pelaku juga turut merampas tas berisi uanh Rp7 juta milik salah satu pengunjung toko.

"Pelaku mengambil seluruh emas yang ada dalam etalase. Kurang lebih 8 kilogram. Mereka langsung kabur menggunakan sepeda motor," katanya.

Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono mengatakan, pihaknya tengah melakukan pendalaman penyelidikan lebih lanjut.

"Masih kita dalami, kuncinya ada di satu pelaku yang masih hidup. Namun kondisinya saat ini kritis. Mudah-mudahan kita bisa gali info lebih lanjut untuk mengetahui identitas pelaku lainnya," tandasnya.(Nr-PZ)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.