Header Ads

Ini Mekanisme dan Tarif Pembuatan SIM

PRABUMULIH, SS - Surat Izin Mengemudi (SIM) wajib dimiliki semua pengendara roda dua maupun roda empat. Dikeluarkannya SIM oleh pihak kepolisian merupakan alat  bukti sah bahwa seseorang diperbolehkan mengemudikan kendaraan di jalan. Namun untuk mendapatkan SIM para pemohon terlebih dahulu harus lulus proses administrasi, uji kompetensi baik itu tes kesehatan, teori mupun ujian praktek.

Kasatlantas Polres Prabumulih, AKP Novrizal Dwiyanto SH mengatakan, bahwa para pemohon SIM baru terlebih dahulu melengkapi ketentuan persyaratan umum seperti KTP asli, Surat Keterangan Kesehatan dan mengisi Surat Permohonan Pembuatan SIM.

"Untuk mengajukan pembuatan SIM, para pemohon harus menyertakan identitas pengemudi seperti, KTP asli, Surat Keterangan Sehat (SKK) dan mengisi Surat Permohonan Pembuatan SIM. Syarat usia pengajuan SIM yakni usia 17 tahun bisa mengajukan pembuatan SIM A, C dan D. Untuk usia 20 tahun SIM B1 dan A Umum, Usia 21 SIM B2. Sedangkan usia 22 tahun bisa mengajukan SIM B1 Umum, sementara usia 23  SIM B2 Umum," ujar AKP Novrizal, Sabtu (24/2/2018).

Kasat Lantas menambahkan, untuk masa perpanjangan SIM, para pemohon juga harus melengkapi ketentuan umum dan menyertakan SIM yang lama. Sesuai Pasal 28 Perkap No. 9/2012, jika masa berlaku telah habis, para pemohon harus mengajukan permohonan pembuatan SIM Baru.

"Administrasinya tetap sama, kelengkapan data diri calon pengemudi, KTP asli, SKK dan mengisi surat permohonan. Namun untuk perpanjangan masa SIM, para pemohon harus menyertakan SIM yang lama. Sesuai Pasal 28 Perkap No. 9/2012, perpanjangan SIM bisa dilakukan sebelum masa berlaku habis, jika telah lewat hari (lewat masa berlaku-red), para pemohon akan diajukan membuat permohonan SIM yang baru. Jadi jangan sampai telat jika telat harus daftar ulang baru," imbuhnya.

Lebih lanjut, AKP Novrizal menuturkan, bahwa tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) SIM telah diatur sesuai dengan ketentuan PP RI NO 60 Tahun 2016 tentang pembuatan SIM baru dan perpanjangan.

"Ketentuannya sudah diatur semuanya, tarif PNBP SIM baru seperti SIM A, B1 dan BII per bitnya Rp120.000, sedangkan SIM C, CI dan CII Rp100.000. Untuk SIM D, DI tarifnya Rp50.000 dan SIM Intern tarif per bitnya Rp250.000. Sementara bagi yang mengajukan perpanjangan SIM A, B1 dan BII per bitnya Rp80.000, sedangkan SIM C, CI dan CII Rp75.000. Untuk SIM D, DI tarifnya Rp30.000 dan SIM Intern tarifnya Rp225.000," jelasnya.

Menurutnya, kini masyarakat Prabumulih bisa langsung datang dan mengajukan permohonan pembuatan SIM ke Kantor Satlantas Kota Prabumulih di Jalan Lingkar Timur Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur, samping Polsek Prabumulih Timur. 

"Jika masyarakat ingin membuat SIM bisa langsung datang ke kantor. Untuk kriteria wilayah Sumsel juga bisa buat baru dan perpanjangan asal mempunyai e-KTP. Namun kalau di luar wilayah Provinsi Sumatera Selatan, kami hanya bisa melakukan perpanjangan saja dan tidak bisa membuatkan SIM baru," pungkasnya.(Ard/Bio)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.