Header Ads

Shinta-Syuryadi Kunjungi 10 Titik Kampanye Lawang Kidul

MUARA ENIM, SS - Dalam kampanye dialogis hari kelima pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati 2018-2023, DR Hj Shinta Paramita Sari SH MHum dan Syuryadi SE MSh mengunjungi masyarakat secara tatap muka di Kecamatan Lawang Kidul.

Dimana, kedua pasangan melakukan kampanye dialogis terpisah yang diantaranya Calon Bupati Muara Enim, DR Hj Shinta Paramita Sari SH MHum melakukan kampanye di BTN Keban Agung, BTN Mandala, Buluran Atas Talang Jawa, Keramat Talang Jawa, Karang Asem dan BTN Azka. Sedangkan, Calon Wakil Bupati Muara Enim, Ustadz Syuryadi SE MSh berkunjung dengan bertatap muka langsung di Bedeng Obak, Desa Lingga, Tanjung Buhuk dan Karang Asem.

Salah satu Tim Kerja Kemenangan Sinar Syurya, Yones Tober mengatakan, kalau di dalam Pilkada kali ini Kabupaten Muara Enim mendapatkan seorang srikandi asli asal Kabupaten Muara Enim untuk maju di Pikada sebagai calon Bupati Muara Enim. Dan, keunikan kedua dalam Pilkada kali ini calon bupati ini berpasangan sebagai calon wakil bupati Hafizh Al-Qur’an dan ketiga pasangan ini pasangan perdana di Kabupaten Muara Enim dalam Pilkada sebagai pasangan independen untuk menjadi calon pemimpin bagi Bumi Serasan Sekundang ini.

Dalam kesempatan tersebut Shinta mengatakan, dalam Pilkada ini ia mengajak masyarakat untuk memilih sesuai dengan hati nurani masyarakat. Dan, jangan sampai adanya menanggapi politik uang yang akan merusak demokrasi dalam Pilkada. Dimana dengan pengaruh itu, calon yang menggunakan politik uang, dipastikan pelayanan publik juga kedepan akan menurun.

Untuk itu, Shinta berharap agar masyarakat dapat dewasa dan sadar dalam pentingnya menentukan pilihan pemimpinnya sesuai dengan hati nurani masyarakat. Agar kedepan, demokrasi dan juga pemimpin yang akan memimpin memang pilihan masyarakat.

"Seorang pemimpin dalam menghargai pendapat orang lain dan juga jika ada calon pemimpin tidak menghargai pendapat orang lain adalah pemimpin yang kurang baik," ungkapnya, Kamis (23/2).

Dikatakan Shinta, banyak program kerja yang akan dilakukan jika terpilih nanti. Diantaranya, reformasi birokrasi, dimana dengan reformasi birokrasi ini dinilai sangat diperlukan untuk pelayanan masyarakat, lalu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat baik ekonomi dan pendidikan.

"Apalagi, Tanjung Enim wilayah pertambangan, tentu sudah menyiapkan program bagi masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, dalam tanya jawab salah satu masyarakat bertanya terkait program kerja yang dipaparkan oleh pasangan ini. Salah satunya Sabrina (24) Warga BTN Keban Agung bertanya, bagaimana jika pasangan Sinar Surya ini terpilih dan akan melaksanakan program kerja tersebut, jika ada hambatan atau kendala, bagaimana masyarakat mengadukannya langsung ke Bupati.

Lalu Shinta mengatakan, kalau memang ia diamanatkan masyarakat untuk menjadi pemimpin, maka reformasi birokrasi akan membuka pelayanan pengaduan kotak atau online untuk menindak lanjuti pengaduan masyarakat secara langsung tersebut.

Meski pengaduan tersebut akan dicek kebenarannya dengan menindak lanjuti jika ada pengaduan. Dipemerintahan akan ada struktur sesuai dengan bidangnya yang akan menindak lanjuti pengaduan atau laporan masyarakat tersebut.
"Dengan begitu, pembangunan dapat bersama-sama agar pembangunan dapat berjalan dengan cepat dab lebih baik," tukasnya

Ustadz Firdaus, Sekretaris Tim Kerja Pemenangan menjelaskan sebelum mencalonkan diri pasangan ini melakukan survey dan juga dukungan dari masyarakat. Buktinya, dari dukungan melalui KTP yang dikumpulkan sekitar 60 ribuan yang telah dikumpulkan.

"Alhamdulillah atas dukungan tersebut dari jalur independent ini berada di tengah-tengah kita untuk mencalon diri sebagai calon pemimpin di Kabupaten Muara Enim untuk periode 2018-2023," tuturnya.

Disamping itu, program kerja yang digadang-gadangkan sebanyak 34 program tersebut yang akan diwujudkan ini bagaimana nantinya. Tapi program ini tidak main-main karena calon Bupati Muara Enim, DR Hj Shinta Paramitha Sari SH MHum dan Wakil Bupati Muara Enim, Ustadz Syuryadi SE MSh sudah di diskusikan terlebih dahulu. Jadi, program kerja ini akan diwujudkan ditengah-tengah masyarakat.

"Jadi, ibu-ibu harus siap untuk berada di barisan terdepan dalam mendukung pasangan Shinta-Syuryadi ini jika 34 program unggulan ini mau terealisasi," kata uztadz Firdaus.(LEX/KLT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.