Header Ads

Pemkab Lambar Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2019

LAMPUNG BARAT, SS - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lambar  menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019 sekaligus penanaman pohon, peninjauan pameran, penandatangan MoU Pemkab Lambar dengan Polinela oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus yang dipusatkan di Hotel Resort Seminung Kecamatan Lumbok Seminung, Kamis (14/03/2018).

Dalam acara tersebut hadir  Pjs. Gubernur Lampung Dr Drs Didik Suprayitno MM yang diwakili Kepala Bappeda Lampung Ir Taufik Hidayat MEP, Ketua DPR RI Endro Suswantoro Y, Anggota DPR RI Anang Prihantoro, Anggota DPRD Lampung Amir Zali, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Drs Mad Hasnurin, Ketua DPRD Edi Novial SKom, Anggota DPRD dan Forkopimda, Muspida, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Akmal Abdul Nasir SH, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD, Camat, Perati, Lurah, utusan kecamatan se-Lambar, organisasi profesi, tokoh masyarakat, LSM, Ketua Tim TP PKK, Dharma Wanita Persatuan dan organisasi, masyarakat serta peserta Musrenbang.

Dalam sambutan Pjs Gubernur Lampung Dr Drs Didik Suprayitno MM yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Lampung Ir Taufik Hidayat MEP, menyampaikan tingkat Laju pertumbuhan ekonomi Lampung yang berada dalam kisaran 5 persen dan mengandalkan konsumsi berjumlah cukup untuk menekan laju pengentasan kemiskinan dan pengangguran secara lebih progresif.

Tingkat kemiskinan masyarakat Lampung sangat rentan terhadap pengaruh inflasi atau kenaikan harga pangan. Oleh karenanya, sangat penting bagi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas  harga, ketersediaan serta distribusi pangan.

Selanjutnya program dan kegiatan yang sedang dirancang oleh pemerintah daerah pada saat ini ,maka perencanaan yang baik harus konsisten,termasuk keterkaitannya  dengan tahapan proses penganggaran yang nantinya akan disusun dalam APBD.

Selanjutnya disampaikanya juga untuk program strategis yang perlu di sukseskan bersama antara lain adalah bidang social budaya dan pembangunan manusi, bidang pembangunan ekonomi serta sector unggulan serta pengembangan kawasan dan kewilayahan .

Dalam sambutannya,  Bupati Lambar mengucapkan terima kasih atas partisipasi serta sumbang saran, ide dan masukannya, sehingga semakin memperkaya dan memperbaik draf RKPD kabupaten Lambar tahun 2019.

Banyaknya masukan ini harus dapat memacu kita semua guna terus memperbaiki kinerja pembangunan daerah yang diawali dengan adanya identifikasi permasalahan serta kebutuhan masyarakat berdasarkan prioritas atau tingkat pentingnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, kepada Kepala OPD diminta agar meninjak lanjuti seluruh saran masukan yang telah kita dengar bersama dalam menyusun RENJA OPD tahun 2019 serta meneruskan upaya usulan kegiatan pembangunan yang memerlukan pendanaan APBD Provinsi Lampung, APBN baik tugas pembantuan maupun dana alokasi khusus serta dana dekonsentrasi.

“Saya mengajak kita semua terus memfokuskan pembangunan Kabupaten Lampung Barat ditahun 2019 guna menciptakan Kabupaten Lampung Barat Hebat dan Sejahtera, hebat ekonominya, hebat sumber daya manusianya, hebat budayanya dan hebat infrastrukturnya,”harapnya sembari mengatakan semoga pitu prioritas pembangunan Lampung Barat tahun 2019 dapat dilaksanakan dengan optimal guna mencapai  target pembangunan yang telah direncanakan.

Selanjutnya usulan pembangunan yang diajukan oleh masing-masing kabupaten/kota ke provinsi merupakan usulan yang bagus. Pemprov akan memilah dan menggodoknya sesuai prioritas dalam visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur. Mengingat beberapa usulan tersebut terkendala dengan keterbatasan anggaran dan waktu. Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini Kabupaten Lambar akan mengkaji kembali usulan prioritas pembangunan tersebut berdasarkan skala prioritasnya.

Dijelaskannya kembali, usulan-usulan yang dikemukakan oleh masing-masing kabupaten/kota tersebut nantinya untuk mempertajam dan memperbaiki draft awal RPJMD yang sudah disiapkan.

“Usulan tersebut akan dijadikan draft RPJMD kabupaten Lambar, kemudian draft tersebut akan disampaikan dan disetujui akan menjadi Perda RPJMD. Jadi finalnya nanti setelah menjadi Perda RPJMD,” katanya.(Yogi-Humas Lambar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.