Header Ads

Entaskan Kemiskinan, Pemkab Muara Enim Gelar Rakor PKH

MUARA ENIM, SS – Sebanyak 150 peserta yang terdiri dari OPD Pemkab Muara Enim 5 orang, Tenaga Kesejahteraan Kecamatan Muara Enim 2 orang, Pendamping dan Operator Program Keluarga Harapan Muara Enim 121orang, pengurus komite 2 orang dan camat se-Kabupaten Muara Enim sebanyak 20 orang mengikuti Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim di Ballroom Hotel Griya Serasan Muara Enim, Senin (23/04).

Turut hadir dalam acara tersebut Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Muara Enim, Teguh Jaya dan narasumber dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, Ivonila Sari.

Dalam sambutan Bupati Muara Enim Ir Muzakir Sai Sohar yang diwakili oleh Asisten 1 Teguh Jaya mengatakan, bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan dan kesejatraan sosial yang merupakan permasalahann pemerintah yang harus diselesaikan secara komprehensif dengan upaya yang terarah, terpadu dan berkelanjutan.

"Pemerintah dan masyarakat bekerjasama dalam bentuk kebijakan melalui program kegiatan pemberdayaan pendampingan serta fasilitasi untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara. Meliputi kebutuhan pangan, kesehatan dan pelayanan social,” ucap Teguh.

Selanjutnya dirinya mengatakan, keberhasilan keluarga harapan salah satunya ditentukan oleh pendamping yang dilakukan secara intensif dan berkelanjutan. Pendamping sangatlah penting, karena peserta program keluarga harapan yang merupakan keluarga sangat miskin tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk memperjuangkan hak-hak mereka.

“Pendamping keluarga harapan merupakan garda terdepan yang langsung berhadapan dengan kelompok masyarakat yang memerlukan bantuan dari pemerintah," terangnya.

Lanjutnya lagi, selain itu melalui program ini juga diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan, karena kemiskinan merupakan bagian dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), berupa pengangguran, keterbelakangan dan ketidakberdayaan.

“Untuk itu saya minta kepada peserta Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan agar dapat bertukar pengalaman yang dapat menjadi acuan dalam melaksanakan tugas di bidang sosial dan mengajak secara bersama-sama untuk mewujudkan Muara Enim yang Sehat, Mandiri, Agamis, dan Sejahtera (SMAS),” tandasnya.(KLT/ADV)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.