Header Ads

SMP dan SMK Bina Mulya Gelar Pelepasan Siswa

TANJUNG ENIM, SS - SMP dan SMK Bina Mulya menggelar acara pelepasan siswa tahun ajaran 2017-2018, Kamis (03/05).

Adapun angkatan jumlah siswa-siswi yang akan dilepas untuk tingkat SMP kelas IX sebanyak 59 anak dan untuk tingkat SMK kelas XII 286 yang terdiri dari 5 jurusan yaitu Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer Jaringan  (TKJ), Teknik Sepeda motor (TSM), Adminitrasi Perkantoran (AP) dan Akutansi (AK).

Acara itu dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan Drs Reka Montana, Kepala Sekolah SMK Bina Mulya Drs Thalib Yahya MBa, Kepala SMP Bina Mulya Ahmad Muhammad SE , Kapolsek, Damramil, unsur Tripika Lawang Kidul, stakeholder SumSel Babel, pengurus komite sekolah dan wali murid serta tamu undangan lainnya.

Kepala Sekolah SMK Bina Mulya Drs Thalib Yahya MBa menyampaikan, bahwa SMP dan SMK ini dulunya di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bina Mulya dan pada awal Agustus yang lalu yayasan ini menjadi Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Bina Mulya. LPP Bina Mulya ini dua tingkatan sekolah SMP dan SMK.

"Tahun ini sekolah kita Insya Allah meluluskan baik tingkat SMP 59 anak dan SMK 286 anak  terdiri dari 5 jurusan. Tanggal 2 Mei 2018 kemarin kita telah mendapatkan nilai dari Provinsi Sumatera Selatan dan nilai ini kita lihat apabila digabung-gabungkan sesuai ketentuan berlaku, Insya Allah kalau tidak ada halangan lulus semuanya," ungkapnya.

Ditambahkannya, namun untuk SMP belum sempat menerima informasi kelulusan, karena SMP seminggu setelah SMK ujian agak terlambat pengumumannya.

"Di tanggal 23 Mei 2018 nanti, wali murid diharapkan datang kembali ke sekolah SMP Bina Mulya untuk menerima amplop kelulusan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komite Romlah mengucapkan terimakasih kepada pihak sekolah, karena selama dirinya menjabat komite pihak selalu berkoordinasi dengan baik mengenai masalah sekolah.

"Tidak pernah sekolah itu memutuskan sepihak, pasti komite dilibatkan dan saya merasakan sejak tahun 1997 sampai saat ini mau mengadakan perpisahan ini pun ada rapat komite. Kepada anak-anak pesan saya kalau nanti diumumkan Lulus 100% bajunya tidak usah di corat coret, kumpulkan baju kalian dan berikan kepada anak yang tidak mampu yang berhak yang memakainya itu lebih berpahala lagi", tegasnya. 

Sementara itu, Pengawas Pembina dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan Drs Reka Montana memberikan apresiasi atas perjuangan anak-anak terutama siswa SMK.

Dikatkannya, bahwa seperiti diketahui beberapa akhir bulan mereka berjuang dalam mengikuti ujian. Hari ini bukan batas perjuangan anak-anak terakhir, karena masih banyak harus kita perjuangkan, Insya Allah kalian dapat lulus 100%. 

"Di depan ini dunia kerja akan banyak berkompetisi, untuk itu kepada anak kami berkompetisilah dengan ilmu yang didapat dari SMK ini, yang melanjutkan ke perguruan tinggi silakan, dan paling penting bukalah lapangan kerja wirausaha", harapnya.(KLT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.