Header Ads

Dinkes Muara Enim Canangkan Program IMR

Ujang Suherman, SKM
MUARA ENIM, SS - Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim mencanangkan program Imunisasi Rubella (IMR), Senin (30/7) di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Muara Enim yang dihadiri Penjabat Bupati Muara Enim, Teddy Meilwansyah dan Perwakilan UNICEF di Indonesia, Jana Fitria dan Kadinkes Muara Enim, Vivi Mariani.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Ujang Suherman mengatakan pencanangan imunisasi rubella di Muara Enim merupakan pencanangan perdana di luar pulau Jawa, di Jawa telah dilaksanakan tahun 2017 yang lalu.

"Pencanangan dimulai 1 agustus nanti dan target usia anak dibawah 15 tahun ke bawah. Imunisasi rubella dilaksanakan sekali seumur hidup dan dilaksanakan boster 6 bulan setelah itu disuntik lagi," ungkapnya.

Dikatakan Ujang, dampak rubella yang merupakan virus sejenis campak. Di rumah sakit, dari pendataan ibu hamil banyak ditemukan kasus rubella.

"Bila terinfeksi virus rubella ditandai panas dan bintik rubella. Efeknya dapat berdampak kematian pada bayi dan janin," tukas dia.

Turunnya UNICEF Perwakilan di Indonesia, Jana Fitria ke Kabupaten Muara Enim, kata Ujang, merupakan pencanangan pemberian vaksin dan menindaklannjuti program IMR berupa bantuan UNICEF untuk fasilitasi pembelian vaksin oleh Kemenkes RI.

"Rencananya ini merupakan gerakan massal, sosialisasi ke masyarakat. Tetapi bila target tidak tercapai, maka akan dilakukan imunisasi ke rumah rumah," paparnya.

Sementara, Penjabat Bupati Muara Enim, Teddy Meilwansyah didampingi Kadinkes Vivi Mariani menyambut baik pencanangan program IMR sebagai bagian dari penguatan imunisasi rutin untuk mencapai cakupan imunisasi campak, pelaksanaan crash program campak di 183 kabupaten/ kota pada bulan Agustus hingga bulan September 2016, pelaksanaan catchh up campaign vaksin MR dan introduksi vaksin MR ke dalam program imunisasi rutin.

"Kita berharap dengan program ini dapat menurunkan dan menghilangkan kasus rubella di Kabupaten Muara Enim," jelasnya.(LEX)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.