Header Ads

Baznas : 10 Rumah Tak Layak Huni Sudah Dibedah

LAHAT, SS - Sepanjang tahun 2018 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lahat, telah membedah sebanyak 10 unit rumah tak layak huni bagi warga tak mampu di beberapa kecamatan di Kabupaten Lahat.

Program bedah rumah itu dilakukan, mengingat masih banyaknya rumah-rumah milik masyarakat yang tidak layak huni.

"Program ini baru berjalan sebelum bulan puasa pada tahun ini dan direncanakan setiap tahunnya Baznas akan menganggarkan bedah rumah sebanyak 10 unit," jelas Kepala Baznas Lahat H. M. Nasir Syakni, S.Ag melalui Toto Mujiono selaku Bagian Keuangan dan Pelaporan kepada wartawan, Jum'at (24/08/18).

Dijelaskan Toto, untuk program bedah rumah pada tahun 2018 ini quotanya sudah habis. Dan jika ada usulan baru realisasinya akan dilakukan pada tahun 2019 mendatang.

Baznas sendiri lanjut dia, menganggarkan sebesar Rp. 30 juta per unit dengan ukuran rumah tipe 4x6. Pembangunan rumah layak huni ini berukuran 4 x 6 meter,  mempunyai satu kamar, berlantaikan semen, berplafon, atap seng dan memiliki sarana MCK.

Dijelaskannya, adapun syarat-syarat bagi warga yang ingin mengusulkan bedah rumah diwajibkan untuk melengkapi berkas persetujuan dari RT dan kelurahan setempat. Selain itu, foto rumah yang diusulkan dan legalitas kepemilikan tanah.

"Rumah yang ditinggali tidak boleh menumpang atau menyewa. Jika semua syarat itu terpenuhi maka langkah selanjutnya Baznas akan melakukan survei dengan melibatkan konsultan untuk merencanakan pembangunan rumahnya," tutur Toto seraya mengatakan untuk tahun 2018 ini anggaran bedah rumah sudah terserap di Merapi Selatan, Merapi Timur, Mulak Sebingkai dan Mulak Ulu.

Namun sayangnya ketika ditanya nama-nama warga dan desa penerima bantuan bedah rumah itu, Toto sendiri belum dapat menyebutkan dikarenakan data bedah rumah disimpan Kepala Baznas.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.