Header Ads

Sebelum Ada Jaminan Keselamatan, Aktivitas PT. PGE Diminta Diliburkan

MUARA ENIM, SS - Terkait meninggalnya tiga security di PT PGE Semende Darat Laut Kabupaten Muara Enim diduga karena keracunan, tokoh pemuda semende Ludy Juliansyah meminta kepada pihak pihak yang berwenang menutup sementara tambang panas bumi Geothermal Lumut Balai Kecamatan Semende Darat Laut Kabupaten Muara Enim ditutup untuk sementara.

Dihadapan pertemuan yang dihadiri Camat SDL, Kapolsek, DPRD dan pihak PT PGE dengan tegas Ludi mengatakan agar aktivitas penambangan panas bumi geothermal di Lumut Balai SDL ditutup.

"Mengingat dalam beberapa hari ini sudah terjadi korban meninggal diduga karena keracunan, kami minta aktivitas penambangan geothermal di SDL ditutup sementara sebelum pihak PT PGE menjamin keselamatan warga dan tenaga kerja di PT PGE selanjutnya,” tegas Ludi.

Segala aktivitas di PT PGE, segera diliburkan dahulu sebelum terjadi lagi korban-korban yang lain, tuntutan ini segera diperhatikan sebelum menimbulkan reaksi dari masyarakat Semende.

"Sudah sepatutnya aktivitas perusahaan harus diliburkan, terkait kasus yang terjadi," ujar Ludi sewaktu terjadi pertemuan warga Semende, DPRD, Camat SDL, Kapolsek dengan PT PGE dikantor Camat SDL, Selasa (04/08).

Pernyataan Ludi ini juga ditanggapi oleh DPRD Kabupaten Muara Enim dan Camat SDL.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Muara Enim, Mardiansyah mengatakan, demi keamanan bersama meminta kepada pihak Perusahaan agar meliburkan sementara aktivitas di PT PGE Geothermal Lumut Balai SDL.

”Demi keamanan, kami minta aktivitas di PT PGE Geothermal SDL diliburkan dahulu,” Ujar Mardiansyah.

Senada juga disampaikan Camat Semende Darat Laut (SDL) Nurfauzi. S.Sos. Dikatakannya untuk tidak terjadi hal yang tidak dikehendaki sangat sependapat diliburkan dahulu aktivitas di PT PGE Lumut Balai Kecamatan Semende Darat Laut (SDL). 

”Kami juga sependapat, sebelum terjadi hal hal yang tidak diinginkan aktivitas PT PGE (Pertamina Geothermal Energy) Lubuk Balai,” harapnya.(KLT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.