Header Ads

Setelah Warga Memperoleh Izin Pembongkaran, Pihak CV Jasuan Langsung Turun ke Lokasi

LAHAT, SS - Kepala Kantor (Kakan) Telkom Lahat, Surono memberikan izin kepada masyarakat Desa Ngalam Baru, Kecamatan Gumay Talang, Lahat untuk membongkar gardu Telkom jika tuntutan atau keluhan warga tidak direspon.

Surono mengaku kesal, dengan hasil pekerjaan yang dilakukan CV. Jasuan, yang telah berdampak meluapnya air di drainase dan mengakibatkan luapan air masuk kerumah-rumah warga. Termasuk pemasangan pipa kabel Telkom di Desa Muara Siban yang menggantung disiring.

"Kita tidak akan mencairkan hasil pekerjaan dari CVJasuan ini, karena kita belum melakukan serah terima. Jadi jika CV Jasuan masih mengelak dari tuntutan warga dan membiarkannya tentunya bukan hanya tertundanya proses pencairan namun kita juga akan memblacklist perusahaan ini," tegas Surono, Selasa ( 25/09/18) di Kantor Telkom Lahat dihadapan warga Desa Ngalam Baru.

Surono juga mengaku terkejut, keluhan warga tidak hanya kepada pemasangan gardu namun juga pemasangan pipa kabel Telkom di Desa Muara Siban yang menggantung didalam siring.

"Saya akan memerintahkan pengawas lapangan untuk mengcroscek apakah benar pemasangan pipa kabel Telkom di Desa Muara Siban tergantung didalam siring. Jika benar kita juga akan meminta pembenahan dari CV Jasuan," pungkasnya.

Sementara itu, Herpensi mengucapkan terimakasihnya kepada pihak Telkom Lahat yang sudah mengakomodir keluhan warga. Untuk itu lanjutnya, dia bersama warga akan menunggu upaya pembenahan dari CV Jasuan.

"Namun jika masih saja tidak direspon maka sesuai izin dari Telkom Lahat kami akan membongkarnya sendiri. Asal tahu saja, air meluap dari drainase yang masuk kerumah penduduk hampir sebatas betis orang dewasa," ujar Herpensi.

Sedangkan Hengki, pengawas lapangan dari CV. Jasuan setelah mendapatkan ancaman sangsi oleh Telkom Lahat, langsung turun ke lapangan menemui para warga. Salah seorang pengawas lapangan yakni Ilham melakukan mediasi kepada warga untuk merencanakan pembenahan terhadap gardu Telkom tersebut.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.