Header Ads

Suami Korban Perselingkuhan Dihajar Pria Selingkuhan Istrinya

* Keluarga korban minta polisi mengusut tuntas


LAHAT, SS - Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, mungkin itu pepatah yang tepat ditujukan kepada Alfredo (24) salah seorang wartawan Media On Line di Kota Lahat, warga Jalan Kemala Sari, Kelurahan Talang Banten, Lahat. Pasalnya, selain istrinya diselingkuhi pria lain, dia juga harus menderita luka lebam diwajah dan kepalanya akibat dianiaya Ferli (25) warga Kota Lahat, yang merupakan selingkuhan istrinya.

Tak terima perbuatan itu, akhirnya Alfredo yang telah memiliki satu orang anak dari Ayu  istrinya tersebut, melaporkan selingkuhan istrinya itu ke Mapolresta Lahat.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi Jum'at (07/09/18) sekitar pukul 09.00 WIB dikawasan Kelurahan Talang Banten, Lahat. Berawal ketika korban baru saja keluar dari rumah dengan mengunakan sepeda motor usai mengantarkan anaknya kerumah neneknya. Tiba-tiba korban dikejutkan dengan kedatangan pelaku sambil berlari mengejar korban. Tak banyak bicara lagi, korban pun yang telah menghentikan laju motornya langsung dihajar tersangka dengan mengunakan batu. Akibatnya wajah dan kepala korban lebam.

Usai menganiaya, tersangka pun langsung ambil langkah seribu meninggalkan korban yang masih dalam keadaan kesakitan. Tak terima atas perbuatan tersangka akhirnya korban pun bersama keluarganya melaporkan tersangka ke Mapolresta Lahat.

Namun menariknya, ketika korban Alfredo yang sudah memiliki satu orang anak dengan istrinya itu yakni ayu, sedang memberikan keterang kepada pihak kepolisian, tiba-tiba tersangka bersama keluarganya datang ke Mapolresta Lahat untuk melapor balik korban.

Saat itulah sempat terjadi sedikit kericuhan, antara keluarga korban dan keluarga tersangka diruangan SPK Mapolresta Lahat, lantaran keluarga tersangka mendorong paksa korban untuk segera diperiksa. Namun tak lama kemudian petugas SPK Polres Lahat berhasil meredam kericuhan tersebut.

"Ini namanya intimidasi, kami yang melaporkan tersangka, kok balik tersangka melaporkan korban. Salah korban dimana. Padahal korban dari pihak yang dirugikan atas penganiayaa dan perselingkuhan tersangka dengan istri korban. Mengapa korban di dorong dan di paksa masuk keruangan SPK. Ini ada apa sebenarnya," ungkap kakak korban yang mengaku bernama Bambang tersebut.

Sementara itu dari pengakuan korban, persoalan pemukulan ini diduga kuat bermotif ketidaksenangan tersangka, karena beberapa bulan lalu dipergoki sedang berselingkuh dengan istrinya di Hotel Simpang Baru, Lahat. Karena tidak terima perbuatan tersangka itu, lanjut Alfredo, dirinya melaporkan tersangka ke Mapolresta Lahat.

"Aku dak nerimo perbuatan tersangka yang sudah menyelingkuhi bini aku. Laporan itu sudah beberapo bulan kemaren, tapi sampai saat ini belum ado perkembangan. Puncaknyo hari ini kareno tersangka menganiaya aku, jadi aku laporke lagi untuk ke duo kalinyo. Aku minta polisi segera mengusut dan menangkap tersangka," harap korban usai memberikan laporan ke Polres Lahat sambil menunjukan bukti laporan itu telah diterima KA SPK dengan nomor SP2HP/338/VII/ 2018/ Reskrim tanggal 10 Juli 2018.

Kapolres Lahat melalui Kasat Reskrim AKP Satria Dewi Darma membenarkan adanya laporan tersebut. Dan berjanji akan segera mengusut tuntas permasalahan ini. "Laporan korban sudah kita terima, dan segera kita lakukan penyelidikan," tegas Satria.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.