Header Ads

Warga Lahat Mulai Protes Proyek Saluran Pipa PDAM Dua Tahun Tak Meneteskan Air

* Berasal Dari Dana Aspirasi Pemprov Sumsel Tahun 2016 Milik Novran Marjani

LAHAT, SS - Warga Jalan Kehutanan 2, RT 18/06, Kelurahan Bandar Jaya, Lahat kini mulai memprotes saluran pipa PDAM yang sudah dua tahun ini belum pernah meneteskan air.

Proyek yang dikerjakan pada tahun 2016 lalu dan diharapkan akan menjadi solusi bagi seluruh warga untuk mengatasi permasalahan kekeringan nampaknya hanya tinggal harapan.

"Sudah duo tahun ini belum pernah saluran pipa PDAM ini sedikit pun meneteskan air. Awalnya kami bukan main senangnyo proyek ini masuk ke tempat kami. Tapi setelah proyek ini selesai, air yang kami harapke dak pernah mengalir. Ditempat kami nih kalu idak ujan dua minggu bae kami tepakso beli banyu," ungkap Ateng salah seorang warga RT 18/06.

Berbeda yang disampaikan warga lainnya yakni Jamri, dia mengungkapkan seharusnya Pak Novran Marjani yang sudah mengupayakan proyek ini masuk ke wilayah kami, dapat turun dan melihat langsung ke lapangan. Apakah proyek tersebut lanjut Jamri, sudah berjalan sesuai dengan harapan warga ataukah belum.

"Jangan lantaran dia sudah mengupayakan proyek ini masuk tapi seakan tak peduli dengan hasilnya. Turun kelapangan lihat kondisinya. Setelah melihat, mungkin Pak Novran Marjani bisa sampaikan ke pemerintah mengapa air dari pipa PDAM belum mengalir. Kalau suara kami sudah tidak didengar lagi, bukan kami tidak mau berusaha, karena sudah ditanyakan langsung ke pihak PDAM tapi kami dilemparkan untuk menanyakannya ke Dinas PU. Mungkin karena kami masyarakat kecil jadi pihak - pihak terkait tak perduli. Bantu kami, jangan setengah-setengah jika ingin memperjuangkan nasib masyarakat," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua RT 18/06 Kelurahan Bandar Jaya, Lahat, Aksanul Muslimin, mengaku sudah banyak menerima keluhan warganya itu.

"Saya sudah banyak menerima keluhan warga soal tidak mengalirnya air di pipa PDAM tersebut. Dan dari informasi warga  proyek ini berasal dari dana aspirasi Pemprov Sumsel tahun 2016 milik Novran Marjani," terang Aksanul yang baru tiga minggu menjabat Ketua RT ini.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.