Header Ads

Puluhan Motor dan 2 Mobil Bodong Terjaring Razia Gabungan

EMPAT LAWANG, SS - Puluhan sepeda motor dan dua unit mobil tanpa kelengkapan surat kendaraan alias bodong diamankan di Mapolres Empat Lawang.

Motor dan mobil ini didapat saat pelaksanaan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) pada razia gabungan antara pihak Kepolisian, TNI dan SatPol PP Empat Lawang, juga mendukung program Bupati Empat Lawang dalam peningkatan kerjasama dengan aparat kemanan dalam teknik pencegahan kejahatan yang merupakan program prioritas keamanan sejak dilantiknya Joncik Muhamad sebagai Bupati Empat Lawang.

Kabag Ops Polres Empat Lawang, Kompol Amir Jonht selaku pimpinan razia mengatakan, sembilan dari sepuluh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Empat Lawang sudah dilakukan K2YD, hasilnya puluhan motor bodong tanpa surat menyurat dikandangkan di Mapolres.

Sasaran K2YD tidak hanya pengguna kendaraan tanpa kelengkapan surat, petugas gabungan juga menyasar judi, narkoba dan sajam.

"Saat ini sedang tahap cek nomor rangka dan mesin kendaraan. Setelah itu bagi warga ada yang merasa kehilangan sepeda motor bisa di cek di Mapolres dengan membawa dokumen surat kendaraan, tapi itu nanti karena masih Razia K2YD, nanti kita umumkan," kata Amir Jonth, Jum' at (30/11/2018).

Kompol Amir yang baru bertugas di Empat Lawang ini terkejut saat memimpin Razia K2YD, pengalaman menarik saat melakukan razia. Pernah petugas menanyakan surat kendaraan kepada salah seorang warga diberi STNK foto copy. Namun warga tersebut ngotot bahwa surat motor tersebut lengkap hanya fotocopy.

"Jadi saya binggung juga, karena saat kami minta surat kendaraan, ada salah seorang ibu-ibu ngotot surat motornya ada cuma diperlihatkan fotocopynya saja,  sedang surat asli tidak punya. Butuh waktu lama kami untuk mengertikan itu hanya surat fotocopy kepada dia," katanya.

Kasat Pol PP Empat Lawang, Chandra melalui Sekretaris Dinas Elvansyah Muda yang ikut serta dalam kegiatan tersebut mengatakan, razia dilaksanakan tetap santun dan tidak kasar kepada masyarakat. Namun tidak ada toleransi bagi yang melanggar.

"Sasarannya motor bodong, pesta malam,  narkoba dan judi, karena itu sudah melalui tahapan sosialisasi," ungkapnya.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.