Header Ads

APIP Temukan Kerugian Negara Dari Dugaan Kasus Korupsi Daops Kecamatan Lahat Selatan

LAHAT, SS - Proses penyelidikan kasus dugaan penyalahgunaan Dana Operasional (Daops) Kecamatan Lahat Selatan yang ditangani pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat akhirnya menemukan titik terang.

Hasil audit Aparatur Penyidik Internal Pemerintah (APIP) Kantor Inspektorat Lahat, ditemukan dugaan korupsi Daops Kantor Kecamatan Lahat Selatan kurang lebih diangka Rp 70 juta dari laporan Daops sebesar Rp. 200 juta yang disampaikan DPC LSM Lingkar Merah Putih Nasional (LMPN) Lahat kepada pihak Kejari Lahat.

Hal itu disampaikan Ketua DPC LSM LMPN Kabupaten Lahat, Dafri Yozhari. FR melalui Sekretaris, Syamsul Rijal di Kantor Sekretariatnya di Pasar Bawah Ulu Kota Lahat, Jum'at (28/12/2018).

Dijelaskannya, Sekda Lahat telah menerima laporan dari hasil audit APIP atas dugaan kerugian negara yang ditimbulkan dari penggunaan Daops Kecamatan Lahat Selatan. Hal itu diketahui setelah Sekda Lahat menyampaikannya secara langsung seputar laporan APIP terkait pemeriksaan Camat Lahat Selatan pada Jum'at (21/12/18) diruang kerjanya.

"Sesuai dengan aturan yang berlaku bahwa kapasitas APIP mengaudit kasus tersebut hasil pelimpahan dari pihak Kejari Lahat khusus untuk kasus penggunaan uang negara harus diaudit terlebih dahulu oleh Pihak APIP, setelah itu berkas hasil audit dikembalikan ke Kejari untuk diproses lebih lanjut," terangnya.

Namun sayangnya Tim DPC LMP ketika hendak menanyakan langsung kepada pihak Kejari Lahat terkait hasil audit APIP tersebut, pihak Kejari Lahat sendiri lanjut Syamsul, belum dapat mengorek keterangan itu lantaran Kajari dan Kasi Intel Kajari Lahat sedang tidak berada ditempat.

"Kita tunggu saja jawaban dari pihak Kejari Lahat dari surat jawaban hasil penyelidikan oknum Camat Lahat Selatan seperti apa. Tentunya akan kami sampaikan agar permasalahan terang menderang," pungkasnya.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.