Header Ads

Warga Menilai Upaya Penghentian Uji Coba One Way Street Diduga Syarat Kepentingan Politik

Foto Ist/Net
LAHAT, SS - Upaya penghentian uji coba One Way Street atau jalur satu arah yang diminta pihak DPRD Lahat dinilai warga Kota Lahat syarat dengan kepentingan politik. Terlebih lagi menjelang Pilpres dan Pileg 2019. Warga berharap uji coba One Way Street harus didukung semua pihak.

"Selama rekayasa jalur satu arah ini belum berakhir kita semestinya harus mendukungnya, jangan dijadikan ajang kepentingan politik untuk menghentikannya. Apalagi ini hanya masa uji coba," ujar Zili (45), warga Pasar Lama, Lahat kepada wartawan, Rabu (27/02/19).

Dia mengatakan, sebelum dilakukan rekayasa jalur satu arah, di Jalan Mayor Ruslan 2, khususnya di Simpang Tiga Pasar Lama, jika pagi dan sore hari selalu nampak kesemerawutan lalu lintas. Kendaraan yang hendak menuju ke Pasar Lematang dan yang hendak masuk mengarah ke Simpang Kodim.

"Aku ini wong pasar inillah, jadi tau persis keadaan lalu lintas pagi, siang dan sore hari. Apalagi jam istirahat dan pulang kerja," pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lahat, AKP. Rio Artha Luwih, SIK saat dikonfirmasi wartawan, mengaku tidak terpengaruh dengan Surat Keputusan Rapat DPRD Lahat yang salah satu poin menyatakan uji coba “one way” untuk sementara tutup dan dikembalikan seperti semula.

“Pelaksanaan uji coba one way street yang kami lakukan saat ini tetap berhenti kegiatannya pada tanggal 3 Maret 2019 mendatang. Karena telah terjadwal sesuai dengan keputusan hasil rapat tim yang bertanggung jawab uji coba tersebut,” tambahnya.

“Karena pelaksanaan jalur satu arah ini  baru tahap uji coba dan nanti akan ada pelaksanaan rapat koordinasi dan evaluasi untuk membahas tanggapan dan aspirasi masyarakat itu, barulah hasilnya menjadi bahan pertimbangan lebih lanjut,” terang Rio.

Senada dengan Kasat Lantas, Plt Kadishub Lahat, Indahrmansyah, SP MSi menjelaskan, dari hasil Rapat Dengar Pendapat Komisi III itu, pihaknya langsung menggelar rapat dengan Satlantas Polres Lahat, Denpom TNI AD, Pol PP, Disprindag, Dinas Perizinan, Camat dan Lurah.

Keputusan rapat itu, sambungnya, pihaknya bekerjasama dengan Satlantas Polres Lahat, Denpom TNI AD dan pihak terkait lainnya tetap melaksanakan uji coba one way street sesuai dengan jadwal dan tidak terpengaruh dengan keputusan DPRD Lahat yang ia duga ada intervensi terhadap pihaknya.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.