Header Ads

Aneh, Merasa Belum Menjual Lahan Namun Penguasaan Lahan Sudah Terdaftar di PT MIP

LAHAT, SS - Kartini (43), pemilik lahan seluas lebih kurang 2 hektar di ataran Sungai Rambutan di Desa Gunung Agung, Kecamatan Merapi Timur, Lahat merasakan ada kejanggalan atas lahan miliknya itu yang kini sudah dikuasai oleh PT MIP.

Keluh kesah Kartini ini disampaikannya kepada wartawan, Jum'at (15/03/19) usai mengikuti mediasi di Desa Arahan, Kecamatan Merapi Timur, Lahat antara pihak PT MIP dan Irvan Wardana yang diduga telah menjualkan tanahnya itu dengan surat jual beli yang diduga palsu.

Dia menuturkan, terbongkarnya surat jual beli tanah palsu itu setelah dirinya hendak menjualkan tanahnya itu kepada pihak PT MIP. Dan bukan main kagetnya ketika dirinya mengetahui lahannya sudah terjual atas namanya sudah terdaftar di PT MIP.

"Kalau tanah saya itu tidak ada, mengapa sudah terdaftar di Bagian Administrasi PT MIP dan sudah terjual. Surat menyurat saya lengkap tapi dibilang tanah saya tidak ada. Justru ini yang menjadikan tanda tanya buat saya. Pihak PT MIP sendiri sudah mengaku tidak tahu menahu soal surat jual beli itu, jadi siapa yang sebenarnya membuat surat itu," jelasnya.

Kartini menambahkan, pihak perusahaan harus bisa menjelaskan permasalahan tersebut. Upaya untuk meminta pengembalian atas hak tanah itu lanjut Kartini sedang diperjuangkan. Bahkan dirinya tidak segan-segan untuk mengambil upaya hukum jika proses penyelesaiannya berbelat-belit.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.