Header Ads

Ir Kuswari Marzuk Ajak Pemuda Desa Untuk Lebih Aktif Menekuni Bidang Pertanian

BANYUASIN, SS - Pangkalan Benteng, Kabupaten Banyuasin adalah lokasi blusukan selanjutnya yang dilakukan Caleg DPR RI No urut 37 Ir. Kuswari Marzuk bersama Ketua Timses RJ.6.37 Aprizal Muslim, Minggu (03/03/19).

Di desa ini Ir Kuswari Marzuk menampung aspirasi warga desa yang mengharapkan adanya peningkatan produksi pertanian serta infrastruktur jalan. Kunjungannya kali ini di Pangkalan Benteng, Ir. Kuswari Marzuk juga mengajak para pemuda untuk menggairahkan di sektor pertanian sebab banyak peluang yang bisa dimamfaatkan.

"Pertama, meningkatkan hasil pertanian, kedua terwujudnya swasembada pangan, ketiga ekonomi petani harus ikut meningkat. Persoalan ini harus segera dicarikan solusinya agar para pemuda di desa lebih aktif menekuni bidang pertanian dan tidak meninggalkan desanya untuk mencari pekerjaan di kota," ungkapnya.

Untuk itu, Ir. Kuswari Marzuk berupaya jika dia terpilih mewakili Sumsel pada Pileg 17 April mendatang, akan memodernisasi sistem pertanian serta menyediakan pemasaran pasca panen dengan meminta pendampingan kepada pemerintah, sebab kedua hal ini lanjut Ir. Kuswari Marzuk kerap kali menjadi pemicu terhambatnya pertumbuhan sektor pertanian.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa kantong-kantong kemiskinan banyak terdapat dipedesaan, sehingga peningkatan infrastruktur pertanian melalui program padat karya merupakan salah satu solusi dalam menjawab tantangan mewujudkan ketahanan pangan nasional sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat (terutama petani) dipedesaan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Timses RJ.6.37 menyampaikan, program yang ditawarkan Caleg yang diusungnya itu bukan hanya sebatas disektor pertanian. Namun pembangunan akses jalan guna memperlancar aktivitas masyarakat dalam bertani akan menjadi prioritas pembangunan.

"Sebab, jalan yang biasanya digunakan masyarakat cenderung menyulitkan, karena belum memiliki akses yang memadai. Sehingga hasil bumi yang diangkut ketika pasca panen oleh para petani tidak sampai ke kota. Hal inilah yang menyebabkan para petani menjadi tidak bergairah yang akhirnya menelantarkan lahan pertaniannya dan memilih pekerjaan lain untuk menopang hidupnya," tuturnya.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.