Header Ads

Penandatanganan TOL Muaraenim-Indralaya Direncanakan Awal April 2019

MUARAENIM, SS - Awal April 2019, Pemerintah merencanakan Ground Breaking dan Penanda tanganan Perjajian Pelaksanaan pembangunan Jalan bebas hambatan (TOL) Muaraenim - Indralaya.

"Rencananya Ground Breaking tersebut oleh Menteri PU PR pada tanggal 8 April 2019 mendatang," ujar Asisten II Pemkab Muaraenim Amrullah Jamaludin, Jumat (29/03/2019).

Menurut Amrulah, Pembangunan jalan tol Indralaya-Muaraenim, sepanjang 119 Km itu akan dilaksanakan oleh perusahaan kontraktor plat merah (BUMN) PT Hutama Karya (HK).

"Rerencananya akan dibangun jalan tol Palembang-Bengkulu, untuk Tahap pertama Pembangunan ruas Tol Palindra (Palembang-Indralaya) sepanjang 22 Km sudah selesai,dan sudah difungsikan untuk umum, kemudian Indralaya-Muaraenim sepanjang 119 Km direncanakan April tahun 2019, setelah itu baru Selanjutnya Jalan Tol Muaraenim-Lubuklinggau, dan Lubuklinggau-Bengkulu." papar Amrulah.

Sementara itu, Kepala bagian Bappeda Muaraenim Ramlan, mengatakan Pembangunan proyek jalan bebas hambatan di Kabupaten Muaraenim dapat mengurangi beban volume jalan nasional dan mempercepat arus transformasi serta menghemat waktu.

"Apabila sudah berfungsi maka Volume kendaraan di jalan Nasional berkurang dan bisa mengurangi kemacetan. Nanti tol sepanjang 119 km tersebut bisa ditempuh sekitar 1,5 jam,” ujar.

Masih Dikatakan Ramlan, nanti jalan tol tersebut akan melintas kota Indralaya, Prabumulih, Muaraenim, Lahat, Empat Lawang, Lubuk Linggau dan Musi Rawas.

"Untuk pintu keluar Jalan Tol di Muaraenim akan berada di sekitar Simpang Kepur. Saat ini, kita masih menunggu SK Penetapan Lokasi yang dikeluarkan oleh Gubernur Sumsel karena jalan Tol ini melintasi antar Kabupaten/Kota. Dan untuk tahap awal pada tahun 2019 ini, telah disiapkan dana Rp 500 miliar dari pemerintah."pungkas Ramlan.(KLT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.