Header Ads

PTBA Gelar Khitanan Massal Bagi Ratusan Anak di Lawang Kidul

MUARA ENIM, SS - Sebanyak 122 anak di Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim mengikuti sunatan massal yang digelar oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan acara peringatan HUT PTBA ke-38, Selasa (12/3).

Hadir dalam kegiatan itu SM Hukum dan Regulasi PTBA Nugraha Nurtyasanta, Camat Lawang Kidul Drs Rahmat Noviar MSi, KUA, Kepala Puskesmas Lawang Kidul, ibu ibu Priska BA dan ratusan anak yang dikhitan.

Camat Lawang Kidul  Rahmmad Noviar menyampaikan  ucapan  terimakasih  kepada pihak PTBA dan menggucapkan selamat HUT PTBA ke-38. 

"Dengan kegiatan sosial seperti ini, sangat membantu masyarakat Lawang Kidul ini. Dan kita berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan tiap tahunnya," ujarnya. 

SM Hukum dan Regulasi PTBA Nugraha Nurtyasanta menjelaskan, kegiatan ini juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan.
“Dengan HUT PTBA ke-38 dan 100 tahun menambang, perusahaan kembali mengagendakan khitanan massal gratis untuk anak dari keluarga berpenghasilan rendah di lima kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Lahat sebagai salah satu bentuk kegiatan bakti social," jelasnya. 
Sementara Koordinator Dr Noris mengatakan, bahwa kegiatan itu dijadwalkan akan diselenggarakan di 5 kecamatan. 

"Sebelumnya kita telah melaksanakan di Kecamatan Tanjung Agung, saat ini di Kecamatan Lawang Kidul, selanjutnya akan dilaksanakan di Kecamatan Muara Enim, Merapi Timur dan Barat," terangnya.

Dirinya juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat mengikuti setiap penyelenggaraan kegiatan.

"Ya, masyarakat sangat antusias. Awalnya target kita hanya 100 peserta, tapi yang mendaftar selalu lebih. Hari ini saja ada 122 peserta. Meski demikian tetap kita layani," ungkapnya.

Yuli, warga Tanjung Enim Selatan, orang tua Andri, salah satu peserta sunatan massal mengatakan, untuk mengikuti kegiatan itu dirinya sudah sejak pagi datang ke tempat acara.

"Kami pagi-pagi sudah berangkat dari rumah takut telat. Ini lagi ngantri menunggu giliran," katanya.

Dirinya sendiri menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara acara, karena merasa sangat terbantu untuk mengkhitankan anaknya.

"Kita berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin untuk membantu masyarakat mengkhitan anaknya," pungkasnya.(KLT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.