Header Ads

Jembatan Panggung Ditimbun Material Tanah, Diperkirakan Menelan Dana Rp 2 Milyar Untuk Dipermanenkan

LAHAT, SS - Akses Jembatan Panggung yang menghubungkan Desa Gunung Kerto-Lubuk Tabun, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi yang sempat terputus akibat diterjang banjir bandang aliran Sungai Manna, kini sudah bisa dilewati kendaraan roda empat.

Demikian disampaikan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lahat, Mirza Azhary ST.

“Kita timbun dengan material tanah dan dibuat penyanggah dari batu yang kita isikan ke dalam karung, sepanjang kurang lebih 30 meter,” urainya, ditemui, Rabu (15/05/2019).

Nantinya, sambung dia, pihak PUPR akan melakukan pengerjaan terhadap jembatan panggung tersebut, supaya warga tidak perlu was-was ketika melintas.

“Insya Allah, dalam waktu dekat akan dipermanenkan, sehingga penduduk desa bisa beraktifitas kembali,” ucap Mirza.

Mirza menambahkan, anggaran yang dibutuhkan dalam pengerjaannya, kisaran Rp 2 M. Apabila volume aliran Sungai Manna mengecil langsung dilaksanakan.

“Sejauh ini masih besar, kalau sudah surut, PUPR akan mengerjakannya langsung, memberikan rasa nyaman dan aman,” tukasnya.

Terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Lahat H Haryanto SE MM MBA mengemukakan, Jembatan Panggung sangat vital sekali, bagi aktifitas penduduk desa.

“Tentunya sudah dilaporkan, bahwasanya akan dikerjakan, agar akses jembatan bisa dilalui dengan aman dan nyaman, demi roda perekonomian kerakyatan,” pungkasnya.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.